Selasa, 26 November 2013

Message (2): Tentang kesungguhan


“Perbanyak doa namun jika kita tak sungguh-sungguh untuk mewujudkannya maka secara tauhid Dia yang diminta pun akan menjauh dari kita sejauh kita menjauhiNya dengan ketidak sungguhan kita untuk mewujudkannya. Bersusah hatilah untuk mampu memahami perjalanan hidup ini, karena begitu pula orang yang terkasih bersusah payah menerangkan hal ini padamu. Tidak bisa instan memahami hidup ini, sehingga dalam menjalaninya harus lebih banyak mendengar dan mencermatinya. Sampai kita benar-benar yakin bahwa kita telah menggenggamnya. Biasakan bersikap tegar dan berbicara seperlunya untuk menghindari orang-orang yang Cuma ingin mengambil manfaat dari kita.”

ud’uni astajib lakum” itu artinya lebih kepada “hadirkan AKu dalam hidupmu maka akan terjawab segala permasalahan hidupmu.” Bila artinya hanya berdoa, maka sesungguhnya sholat adalah doa yang paling utama. Jika kian hari kita kian mampu memahami segala rahasia yang Dia anugerahkan, maka saat itu doa kita telah dijawabNya. Tapi bila kian hari kita kian buta dengan segala rahmatNya, maka saat itu doa kita sia-sia. Artinya bila kian hari kita kian damai dalam keadaan apapun maka itu adalah buah dari kesungguhan kita dalam bersusahpayah menyelami ilmuNya. Tapi bila kita kian resah, itu artinya kita tak pernah bersungguh-sungguh menghadirkanNya dalam kehidupan kita. Baik dalam belajar maupun bekerja atau dalam berbagi dengan sesama untuk saling memahamkan rahmatNya dalam bidang apapun selama didalamnya diagungkan asmaNya.”

“Secara biologis semua manusia sama. Sifat adilNya membuka peluang kepada setiap manusia untuk bias mendekatiNya dengan ilmuNya. Namun diantara manusia banyak yang congkak. “hal yastawilladzina ya’lamuna wala ya’lamun

“Dalam hadist qudsi dikatakan “setitik makanan pun yang berasal dari keharaman akan membentuk jiwa pada kecenderungan kelengahan dan kepongahan pencarinya dan orang yang dihidupinya.” Hanya jiwa yang diselamatkan Tuhannya yang akan selalu dijaga dari hal-hal demikian meski ia harus terlunta-lunta dalam pencarian Tuhannya.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar