Selasa, 26 November 2013

Message (1): Pengantar

Kita dipertemukan dengan seseorang dengan maksud & porsi tertentu. Salah satunya untuk membuat kita mengenal-Nya. Kali ini saya ingin berbagi tulisan seorang guru dalam usahanya membantu saya memperkenalkan-Nya. Tulisan-tulisan berikut adalah tanggapan atas situasi yg saya alami saat itu. Walaupun komentarnya ditujukan untuk perihal tertentu, namun terdapat pula nilai universal tentang kebajikan di dalamnya. Itulah mengapa saya memutuskan memposting tulisan-tulisan ini.

Tidaklah penting bagi pembaca mengetahui prihal apa yang melahirkan tanggapan-tanggapan di bawah ini. Yang jelas, ini merupakan bagian dari sebuah perjalanan yang panjang, dan pencarian yang terus berlanjut. Tanpa mengetahui latar belakangnya pun, pembaca akan dapat mengambil satu kebajikan di dalamnya. Semoga. Saya lampirkan sebagian tulisan di bawah ini.

“Pengabdian pada masyarakat itu ukurannya bukan gaji tapi rasa keagamaan dan kebangsaan. Akan kelihatan bedanya saat pensiun, yang mengabdi karena umat akan selalu dapat doa dan penghormatan.”

“Orang itu bisa berfikir kritis kalo hidupnya ga tergantung kepada selain Allah dan tak banyak takut dalam hidupnya. Kritis itu artinya berfikir mendasar dan berlandaskan ilmu dan kemapanan kejiwaan, bukan kritis banyak nanya.”

“Penyerahan kita yang benar berasal dari kebenaran ilmuNya bukan dari ketidakberdayaan kita, karena penyerahan dalam ketidakberdayaan adalah selemah-lemahnya iman. Bagaimanapun kita tidak punya alasan untuk tak mengindahkan ilmuNya. Yang dibimbing Tuhannya akan senantiasa dianugerahi kesempatan untuk mendalami ilmuNya disamping ilmu-ilmu untuk penghidupannya di dunia. Merugilah orang-orang yang tak punya kesempatan untuk itu karena tersiksa oleh kesibukan penghidupannya diantara kesadaran dan kefanaan hidupnya.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar